Perbedaan Ayam Potong Dengan Ayam Petelur

Berikut Ini Perbedaan Antara Ayam Potong Dengan Ayam Petelur

Di negara kita dikenal dua jenis ayam, yaitu ayam potong atau ayam pedaging dan ayam petelur. Kedua jenis ayam ini seringkali diternakkan dan menjadi komoditas favorit bagi parap peternak unggas di nusantara. Ada orang yang mengkhususkan diri melakukan ternak ayam potong, dan ada yang memilih spesialisasi ayam petelur.

Mana yang lebih menguntungkan, bisnis ayam potong atau ayam petelur?

Jika ditanya yang lebih menguntungkan, mungkin tidak bisa dijawab hanya dari satu sisi. Karena beternak unggas terutama ayam memerlukan penghitungan laba rugi yang begitu rumit. Tak hanya itu, bisnis ini juga melibatkan hewan yang masih hidup. Jadi peternak harus benar-benar melakukan proses ternak dengan begitu maksimal agar mendapatkan keuntungan.

Ayam pedaging atau ayam broiler (ayam potong), merupakan jenis ayam yang diternakkan untuk diambil dagingnya. Sedangkan ayam petelur merupakan jenis ayam khusus yang digunakan khusus diternakkan untuk diambil dagingnya.

Sebenarnya cara ternak ayam potong dengan ayam petelur tidak terlalu berbeda. Namun pada ayam petelur, pakan yang diberikan dikhususkan untuk memperbesar volume daging yang ada pada tubuh ayam. Namun untuk ayam petelur, konsumsi nutrisi yang diberikan oleh peternak bertujuan untuk mempercepat siklus bertelur ayam.

Jika ditanya mana yang lebih menguntungkan, mungkin jawaban yang paling tepat adalah tidak ada yang lebih untung. Semuanya dapat mendatangkan laba bagi para peternak yang mampu me-manage proses budidaya dengan baik. Selain itu, kondisi keuangan bisnis jgua harus dikelola sedemikian rupa sehingga tidak akan bangkrut.

Baik ayam potong maupun ayam petelur, jika keduanya melalui cara ternak ayam potong dan ayam petelur yang baik dan benar, maka tidak mungkin kaan menghasilkan keuntungan. Akan lebih baik lagi jika peternak sudah melakukan spesialisasi dari awal tentang jenis ayam yang akan diternakkan.

Sehingga peternak tidak perlu lagi terpecah fokusnya apakah akan mengurus ayam potong atau ayam petelur. Pengkhususan jenis ayam yang akan diternakkan juga akan berfungsi untuk mengurangi biaya peternakan. Sehingga modal akan lebih kecil dari rencana keuntungan yang akan didapatkan.

Inilah Peluang Kerja Sampingan Menguntungkan Paling Cocok Daerah Pedesaan

Mencari peluang usaha menjanjikan di desa tentunya banyak sekali yang bisa memberikan keuntungan cukup besar. Tak selalu orang di desa memiliki pekerjaan yang mapan. Inilah mengapa mereka harus pandai menciptakan peluang kerja sampingan menguntungkan. Namanya pekerjaan sampingan sudah seharusnya tidak mengganggu pekerjaan utamanya.

Dimana tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menjalankan pekerjaan tersebut. Setidaknya tidak banyak menyita tenaga anda berlebihan. Dengan mencoba menjalankan pekerjaan sampingan menguntungkan ini semoga saja bisa menambah penghasilan. Jika memang sekarang anda masih bingung ingin bekerja apa. Sebaiknya anda menyimak beberapa pekerjaan yang mampu anda lakukan. Di antaranya:

  1. Beternak lele

Tentunya anda mengerti jika lele ini hidupnya dalam air yang keruh bahkan ruang sempit sekalipun. Setidaknya anda mampu memulainya dengan membuat sebuah kolam berukuran 2×2 meter. Lakukan pengisian air selanjutnya masukkan pula bibit lelenya. Anda hanya perlu memberikan makan setiap harinya sampai lelenya siap dikonsumsi. Biasanya nanti bakalan ada pembeli lele yang akan menjemput lelenya.

  1. Ternak ayam kampong

Pastinya kerja sampingan menguntungkan ini juga menarik dilakukan di daerah pedesaan. Dimana selain mampu mencukupi kebutuhan gizi juga bisa dijadikan sebagai cadangan pendapatan ketika membutuhkan uang. Anda bisa memulainya dengan membuat sebuah pagar berkeliling dibagian belakang rumah. Kemudian pelihara saja beberapa ayam. Kasihlah makan sesuai kebutuhan dan usahakan kebersihan kandang selalu terjaga.

  1. Membuka usaha toko kelontong

Sekarang ini toko kelontong menjadi salah satu usaha yang tak akan pernah ada matinya. Hal ini dikarenakan toko tersebut menghadirkan beragam kebutuhan setiap harinya. Anda tidak perlu membuka tokonya selama 24 jam. Melainkan cukup membukanya saat sore hari sampai tengah malam. Dari sini saja nantinya anda masih bisa memperoleh pendapatan tambahan.

Sebetulnya masih banyak sekali jenis pekerjaan sampingan yang bisa dijalankan di daerah pedesaan. Setidaknya anda bisa mencoba beberapa jenis usaha yang memungkinkan memperoleh pendapatan tambahan. Semoga saja kerja sampingan menguntungkan yang sudah anda tekuni ini semakin lancar.